Selain untuk transaksi harian, OCTO juga semakin banyak dimanfaatkan nasabah untuk berinvestasi. Hingga September 2026, jumlah transaksi produk investasi yang mencakup reksa dana, SBN Ritel, dan obligasi pasar sekunder meningkat 22 persen Y-o-Y, sementara nilai transaksinya tumbuh 19 persen Y-o-Y. Pencapaian ini menunjukkan semakin besarnya minat nasabah dalam memanfaatkan kemudahan layanan investasi digital untuk mengelola dan mengembangkan aset keuangan mereka.
Per 30 September 2026, CIMB Niaga memiliki 41 Digital Branch dan 30 Digital Hub yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Melalui jaringan tersebut, nasabah dapat mengakses berbagai layanan perbankan, seperti pembukaan rekening, penerbitan kartu debit, dan pengkinian data nasabah, hanya dalam waktu lima menit. Kehadiran jaringan ini semakin memperkuat komitmen CIMB Niaga untuk memberikan pengalaman perbankan yang mudah, cepat, dan nyaman, baik melalui layanan digital maupun kantor cabang.
(kunthi fahmar sandy)