Masa produktif seorang atlet relatif terbatas sehingga perencanaan keuangan perlu dilakukan sejak dini, termasuk dalam menentukan prioritas penggunaan pendapatan, membangun dana untuk masa depan, serta memahami pilihan investasi dan proteksi yang sesuai.
“Kami berharap edukasi ini dapat membantu para atlet memahami bahwa pengelolaan keuangan bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi bagaimana merencanakan, melindungi, dan mengembangkan aset secara bertanggung jawab. Dengan begitu, hasil dari perjuangan mereka di arena dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang,” kata Dhanny.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. BRI memandang literasi keuangan sebagai salah satu fondasi penting untuk membangun kemandirian dan ketahanan finansial, termasuk bagi para atlet yang telah memberikan kontribusi melalui prestasi dan membawa nama Indonesia di tingkat internasional.
(Nur Ichsan Yuniarto)