Sementara, Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), Agus H Widodo, menyatakan bahwa kemajuan industri jasa keuangan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, besarnya transaksi, maupun perkembangan teknologi, melainkan juga dari manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
"(Penghargaan) Ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperluas edukasi keuangan dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, khususnya di lingkup DKI jakarta," ujar Agus, dalam kesempatan yang sama.
Menurut Agus, pihaknya meyakini bahwa tingkat literasi keuangan yang baik akan mendorong masyarakat untuk lebih mampu dalam mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.
Sedangkan, pada saat yang sama dan saling keterkaitan, inklusi keuangan yang berkualitas diyakini juga dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas," ujar Agus.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026, indeks literasi keuangan DKI Jakarta mencapai 84,01 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 99,74 persen.