sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur UMKM dan Sektor Produktif

Banking editor Shifa Nurhaliza Putri
26/10/2026 19:22 WIB
BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur UMKM dan Sektor Produktif. (Foto: Doc BRI)
BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur UMKM dan Sektor Produktif. (Foto: Doc BRI)

IDXChannel – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp144,59 triliun kepada 2,76 juta debitur. 

Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp98,86 triliun atau 68,38 persen disalurkan kepada sektor produksi, mencerminkan fokus BRI dalam memperkuat pembiayaan bagi aktivitas usaha produktif. Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 42,79 persen dari total penyaluran KUR BRI sepanjang Januari hingga Agustus 2026, yang mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Besarnya penyaluran KUR ke sektor produksi juga menunjukkan peran strategis BRI dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor pertanian dan berbagai sektor produktif lainnya, BRI berupaya mendorong peningkatan kapasitas usaha sekaligus memperkuat rantai pasok dan aktivitas ekonomi di tingkat daerah.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa capaian tersebut menunjukkan konsistensi BRI dalam mengarahkan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Penyaluran KUR menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan tepat sasaran bagi UMKM. Dominasi sektor produksi juga menunjukkan peran KUR dalam mendorong peningkatan produktivitas, menciptakan nilai tambah, dan memperkuat perekonomian di berbagai daerah,” ujar Akhmad.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement