sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AUM Industri Reksa Dana Turun Jadi Rp620,53 Triliun di September 2026, Ini Penyebabnya

Banking editor Anggie Ariesta
06/10/2026 22:00 WIB
Makmur menilai tekanan terhadap industri reksa dana nasional masih berlanjut hingga September 2026. Hal itu ditandai penurunan dana kelolaan sepanjang tahun.
AUM Industri Reksa Dana Turun Jadi Rp620,53 Triliun di September 2026, Ini Penyebabnya. (Foto: iNews Media Group)
AUM Industri Reksa Dana Turun Jadi Rp620,53 Triliun di September 2026, Ini Penyebabnya. (Foto: iNews Media Group)

Secara kumulatif sejak awal tahun, total net redemption industri menembus Rp30,17 triliun.

Sementara itu, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana terkapitalisasi sebesar Rp637,07 triliun, atau terkoreksi 2,42 persen (mtm) dan terdepresiasi 5,66 persen (YtD).

Stefanus menjelaskan, tekanan struktural industri reksa dana tidak lepas dari porsi dominasi produk reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap. 

Melonjaknya imbal hasil (yield) obligasi secara tajam menyadarkan investor akan risiko fluktuasi harga pada reksa dana pendapatan tetap, sekalipun portofolionya berbasis instrumen fixed income.

“Ketika mulai Maret, April, Mei, Juni, terutama puncaknya di Juni itu kan obligasi pemerintah (SBN) 10 years-nya spike tinggi banget. Dari yang awal tahun sekitar 6,1 persen ke 7,4 persen di Juni. Efeknya pasti reflect juga di reksa dana pendapatan tetap," jelasnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement