Ajang tersebut juga memfasilitasi lebih dari 340 kegiatan business and talent matching untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan talenta digital nasional.
Dari sisi kebijakan, FEKDI x IFSE 2026 menjadi momentum peluncuran inisiasi perluasan konektivitas QRIS Antarnegara ke Hong Kong dan Timor Leste. Perluasan tersebut melanjutkan konektivitas QRIS Antarnegara yang sebelumnya telah mencakup enam negara mitra.
BI juga meluncurkan inisiasi Indonesia Travel Pack untuk memfasilitasi transaksi wisatawan mancanegara dari negara yang belum terhubung dengan QRIS Antarnegara. Solusi tersebut ditujukan untuk mempermudah wisatawan melakukan transaksi dengan sistem pembayaran yang aman dan efisien.
Rangkaian FEKDI x IFSE 2026 diawali dengan Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID/TPIP) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Agenda tersebut membahas penguatan stabilitas harga sekaligus akselerasi digitalisasi daerah.
Pada hari kedua, rangkaian acara berfokus pada pengembangan talenta digital melalui Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Digital Talent Expo, PIDI Hall of Fame, serta penganugerahan talenta terbaik. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi dalam pengembangan sumber daya manusia digital.