Pergeseran ini mencerminkan preferensi investor terhadap produsen perangkat keras yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) dibandingkan dengan perusahaan internet yang selama ini dominan.
"Keberhasilan CXMT dalam melampaui Tencent adalah pesan dari pasar tentang preferensi terhadap chip,” kata Manajer Portofolio Allspring Global Investments Gary Tan.
"Kami merasa jarak antara kedua perusahaan akan semakin melebar," katanya.
CXMT merupakan produsen chip memori akses acak dinamis (DRAM) terbesar keempat di dunia. Produk tersebut digunakan dalam berbagai hal, mulai dari ponsel pintar hingga server AI canggih.
Sementara itu, Tencent merupakan induk dari aplikasi pesan WeChat dan pengembang game Riot Games. (Wahyu Dwi Anggoro)