Anthropic berencana mengeluarkan dana sekitar USD895 miliar, terutama untuk daya komputasi, yang sebagian besar akan direalisasikan dalam lima tahun ke depan.
Perusahaan mencatat kerugian operasional sebesar USD567 juta pada kuartal ketiga akibat tingginya biaya untuk kapasitas komputasi jangka pendek.
IPO ini akan menjadi ujian besar bagi kepercayaan pasar terhadap tren AI, dengan basis calon investor yang akan meluas seiring diberikannya kesempatan bagi investor ritel untuk membeli saham secara langsung di laboratorium raksasa AI seperti Anthropic.
Pekan lalu, kekhawatiran mengenai belanja AI memicu aksi jual besar-besaran pada saham perusahaan teknologi raksasa, setelah laporan kinerja terbaru menunjukkan investasi masif tanpa adanya tanda-tanda imbal hasil yang jelas. (Wahyu Dwi Anggoro)