“Kehadiran kami di sini berarti kami dapat merekrut orang-orang yang mengenal baik situasi pasar, dan kami dapat bekerja berdampingan dengan konsumen serta mitra lokal untuk membangun Claude,” tutur Ciauri.
Nantinya, Anthropic akan bekerja dengan lembaga dari banyak sektor. Mulai dari startup, perusahaan besar, hingga lembaga pemerintah. Apalagi, permintaan di sektor-sektor resmi yang teregulasi, seperti jasa keuangan dan pemerintah, pun terbilang tinggi.
Selain angka penggunaan yang tinggi, Anthropic memilih Singapura juga karena negara tersebut memiliki pekerja ahli teknis dalam jumlah besar, lembaga riset mumpuni, ekosistem inovatif yang kuat, serta menaungi banyak kantor cabang perusahaan global lainnya.
Selain itu, pemerintah Singapura sendiri pun memanfaatkan AI untuk transformasi industri dan menguatkan daya saing, secara bersamaan menerapkan pemakaian yang bertanggung jawab.
“Keseimbangan antara inovasi dan keamanan ini selaras dengan pendekatan yang dilakukan Anthropic,” tambah Anthropic.