Alibaba memulai konferensi teknologi tahunannya, Apsara Conference, di Hangzhou pada pekan ini. Dalam acara tersebut, perusahaan memamerkan kemampuan AI secara menyeluruh, termasuk perangkat keras dan perangkat lunak yang dikembangkan secara internal.
Selain itu, Alibaba juga memperkenalkan lini cip AI baru yang diklaim sebagai cip paling kuat yang dikembangkan China untuk pelatihan model AI mutakhir. Perusahaan menyatakan tengah melatih model fondasi baru dengan 5-10 triliun parameter, jauh lebih besar dibandingkan sejumlah model dengan bobot terbuka yang tersedia saat ini.
Untuk menopang ekspansi tersebut, Alibaba menargetkan pembangunan jaringan pusat data global berkapasitas 20 GW pada 2032. Citigroup memperkirakan jaringan tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan komputasi awan eksternal lebih dari USD160 miliar.
Alibaba merupakan salah satu perusahaan China yang paling agresif menggelontorkan investasi untuk infrastruktur digital. Pada 2025. perusahaan yang didirikan Jack Ma itu mengumumkan rencana investasi AI senilai USD53 miliar selama tiga tahun ke depan.
(Rahmat Fiansyah)