Menhaj meminta agar aspek kesehatan semakin diperkuat dalam rangkaian manasik haji. Manasik tidak hanya harus memberikan pemahaman tentang rukun, wajib, dan sunah haji, tetapi juga membangun kesiapan fisik dan mental jamaah.
Selain kesehatan, materi manasik juga diharapkan memberikan pemahaman mengenai berbagai kebijakan dan skema layanan haji, termasuk tanazul dan murur, sehingga jamaah telah memahami mekanisme tersebut sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Yang kita inginkan adalah jamaah berangkat dalam keadaan siap. Siap ibadahnya, siap pemahamannya, dan siap kesehatannya,” ujar Menhaj.
(kunthi fahmar sandy)