IDXChannel - Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan bahwa pakta pertahanan antara negaranya dengan Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan terhadap Iran atau negara lain mana pun.
Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menandatangani perjanjian tersebut di Makkah pada Jumat.
Perjanjian tersebut menyatakan bahwa serangan terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiga negara tersebut.
Dilansir dari AP pada Minggu (9/8/2026), Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah menyatukan Arab Saudi yang kaya minyak dan Pakistan yang mempunyai senjata nuklir, serta Turki yang memiliki industri pertahanan yang kuat.
Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Anadolu Agency milik pemerintah Turki, Fidan menegaskan bahwa ketiga negara tersebut tidak memandang negara tertentu sebagai musuh kecuali jika negara tersebut melakukan tindakan permusuhan terhadap mereka.