IDXChannel - Iran dikabarkan menawarkan untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat (AS) mengambil langkah awal untuk mengurangi tekanan militer.
Dilansir dari Kyodo News pada Selasa (22/8/2026), tawaran itu diungkapkan seorang pejabat senior Iran yang menolak disebut namanya.
Proposal tersebut, yang telah disampaikan kepada AS melalui mediator, menyerukan dimulainya kembali pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri secara permanen permusuhan antara kedua negara, kata pejabat itu.
Teheran berencana untuk menggunakan pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) minggu ini di New York untuk berkonsultasi dengan negara-negara yang bertindak sebagai perantara.
Namun, pejabat itu membantah kemungkinan pertemuan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump di sela-sela Sidang Umum PBB.