IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah menawarkan keringanan sanksi kepada Iran.
Mengutip pejabat AS yang tidak disebut namanya, portal media Axios melaporkan bahwa Trump menawarkan keringanan sanksi jika Iran mau berkompromi soal program nuklirnya.
"Ini tidak benar. Saya tidak menawarkan apa pun kepada mereka,” kata Trump di platform media sosial Truth Social,
dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (29/9/2026).
AS dan Israel memulai perang dengan Iran pada Februari. Trump mengatakan bahwa salah satu tujuan operasi militer tersebut ialah untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.
Iran bersikeras program nuklirnya bertujuan damai, serta sama sekali tidak berniat untuk mengembangkan senjata nuklir.
AS dan Iran melanjutkan pembicaraan tidak langsung melalui mediator pekan ini. Trump menolak proposal perdamaian dari Iran pekan lalu.
Proposal Iran mencakup berakhirnya pertempuran di Iran dan Lebanon, pencairan aset Iran senilai miliaran dolar, berakhirnya sanksi terhadap minyak Iran, dan pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Iran kemudian akan mengizinkan pembukaan kembali Selat Hormuz. Kedua pihak juga akan melanjutkan pembicaraan tentang program nuklir Iran.
Trump menolak proposal Iran karena ingin lebih banyak tuntutannya dipenuhi Teheran. Ia meyakini Negeri Mullah tersebut saat ini mengalami tekanan ekonomi yang hebat akibat blokade laut dan deretan sanksi. (Wahyu Dwi Anggoro)