IDXChannel - Rusia memperpanjang larangan ekspor solar hingga akhir Januari, sembari melanjutkan pengecualian yang memungkinkan beberapa pemasok untuk dapat mengekspor bahan bakar minyak (BBM) itu ke pasar internasional.
"Keputusan tersebut diambil untuk mendukung stabilitas pasar bahan bakar domestik," ujar pemerintah Rusia dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Investing pada Minggu (1/11/2026).
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak sebelumnya mengungkapkan bahwa Kremlin berencana melanjutkan pengecualian bagi pemasok tertentu agar dapat mengekspor solar secara terbatas di tengah pembatasan yang lebih luas.
Pengecualian itu mulai dijalankan sejak Oktober dan diperkirakan tetap berlaku pada bulan November.
Moskow melonggarkan beberapa pembatasan ekspor bulan lalu setelah Presiden AS Donald Trump membuat kesepakatan dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin.
Rusia memperkirakan ekspor solar mencapai sekitar 2,15 juta metrik ton pada November, dibandingkan dengan sekitar 510 ribu ton bulan lalu.
Serangan Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia dapat menekan volume ekspor, meskipun Novak menyampaikan bahwa dampaknya kemungkinan tidak akan signifikan. Empat kapal tanker yang mengangkut solar Rusia telah berangkat dari pelabuhan-pelabuhan di kawasan Baltik pada akhir Oktober, menurut Novak. (Wahyu Dwi Anggoro)