Sektor G seluas 316 nautical mile persegi melibatkan RIB 02 Lampung, KRI Lepu, dan KAL Lampung yang menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Sebesi, dan Pulau Sibuku.
Sektor H dengan luas 589 nautical mile persegi menjadi salah satu sektor padat alut dengan keterlibatan enam kapal TNI AL yang melakukan pencarian dari selatan Gunung Anak Krakatau hingga Pulau Panaitan.
Sektor I seluas 397 nautical mile persegi melibatkan unsur Polairud dan Basarnas seperti RIB 02 Banten, RBB Pulau Peucang, serta kapal polisi KP WRC Erhan dan KP 2016 untuk menyisir pesisir barat Anyer, Carita hingga perairan Sumur.
Sektor J menjadi sektor terkecil dengan luas 114 nautical mile persegi, menggunakan kapal Polairud KP 1012, KP 1010, dan KP 1007 untuk pencarian di pesisir barat Anyer hingga perairan Merak, Banten.
Selain penyisiran laut, tim SAR juga melakukan e-broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda serta berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) guna memperluas jangkauan informasi operasi.