Sektor B seluas 494 nautical mile persegi menggunakan RIB 02 Bengkulu untuk melakukan pencarian di pesisir dan mengitari Pulau Enggano.
Sektor C menjadi yang terluas dengan 3.380 nautical mile persegi, melibatkan KRI Teluk Lada dan KRI Dewa Kembar yang menyisir Samudera Hindia di barat Belimbing hingga selatan Pulau Enggano.
Sektor D seluas 637 nautical mile persegi dikerahkan KRI Teluk Gilimanuk dan KRI Antasena untuk menyisir wilayah barat laut Pulau Panaitan hingga pintu masuk Samudera Hindia.
Sektor E dengan luas 542 nautical mile persegi melibatkan KRI Kerambit yang melakukan pencarian di selatan Teluk Semangka.
Sektor F seluas 484 nautical mile persegi menggunakan KRI Iskandar Muda untuk pencarian di dalam Teluk Semangka hingga memutari Pulau Tabuan di wilayah Lampung.