IDXChannel – PT FWD Insurance Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak di semester I-2026 sebesar Rp107,3 miliar. Kinerja positif ini membalikkan posisi keuangan FWD dari sebelumnya rugi Rp55,6 miliar pada periode yang sama di 2025.
Pertumbuhan bisnis perusahaan asuransi ini juga tercermin dari pendapatan premi yang meningkat 30 persen yakni sebesar Rp766 miliar. FWD Insurance juga mencatatkan koreksi positif sebesar Rp162,9 miliar secara year-on-year.
Direktur Utama FWD Insurance Jeffrey Woo mengatakan, semester I-2026 memberikan momentum positif bagi FWD Insurance didukung pertumbuhan bisnis dan perbaikan profitabilitas yang mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat terhadap solusi dan layanan dari perusahaan.
"Pencapaian ini didorong oleh kombinasi strategi distribusi yang kuat, kemitraan yang solid, serta fokus kami dalam memahami dan menjawab kebutuhan perlindungan nasabah yang terus berkembang. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, kami tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan dan kewajiban kepada nasabah, sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," ujar Jeffrey saat diskusi di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Menurut Jeffrey, pertumbuhan kinerja perusahaan didorong oleh peningkatan produksi bisnis baru, termasuk kinerja jalur pemasaran utama FWD Insurance yang mencakup keagenan, bancassurance, dan digital commerce.
Kontribusi dari berbagai jalur distribusi tersebut memungkinkan FWD Insurance menjangkau lebih banyak masyarakat dengan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan.
Di tengah dinamika pasar pada semester pertama 2026, FWD Insurance tetap menjaga momentum pertumbuhan bisnis sekaligus memenuhi komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada nasabah.
Sepanjang periode tersebut, perusahaan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp246,5 miliar, meningkat 17 persen secara tahunan. Pembayaran klaim dan manfaat menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan untuk mendampingi nasabah dan keluarga mereka pada saat paling membutuhkan, sekaligus memberikan ketenangan dalam menghadapi berbagai ketidakpastian hidup.
Komitmen tersebut juga tercermin dari tingkat solvabilitas (risk based capital/RBC) FWD Insurance yang mencapai 281 persen pada Juni 2026, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen. Sementara itu, total ekuitas meningkat 3 persen menjadi Rp2,53 triliun.
(kunthi fahmar sandy)
Advertisement
FWD Insurance Balikkan Rugi Jadi Laba di Semester I-2026, Premi Tumbuh 30 Persen
FWD Insurance Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak di semester I-2026 sebesar Rp107,3 miliar.
FWD Insurance Balikkan Rugi Jadi Laba di Semester I-2026, Premi Tumbuh 30 Persen (FOTO:Dok Ist)
Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi
Follow
Advertisement
Advertisement