IDXChannel - Pemerintah Iran ikut mengomentari kekalahan Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump dalam pemilu paruh waktu di Amerika Serikat ( AS).
Menurut Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, kekalahan itu menunjukkan bahwa rakyat AS tak ingin berperang dengan negaranya.
“Entah karena hati nurani atau masalah biaya hidup, rakyat Amerika mengatakan tidak pada perang, dan kami mendukung pesan ini,” ujar Ghalibaf dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X.
"Jika pemerintah AS mengkhianati kehendak rakyatnya sendiri demi menuruti majikan dan pemeras internasional, maka kami akan memberikannya mimpi buruk," katanya, dilansir dari Anadolu Agency pada Rabu (4/11/2026).
AS menggelar pemilu paruh waktu pada Selasa waktu setempat, di mana Partai Demokrat diproyeksikan akan merebut kendali Senat maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari kubu Republik.