Potongan aplikasi menjadi 8 persen berdampak terhadap pendapatan aplikator. Hal tersebut yang menurut Netty, iku berdampak terhadap pemberian program-program promo yang sebetulnya menjadi pemasukan tambahan para mitra driver.
"Kalau potongannya hanya 8 persen, berbagai bonus mungkin akan hilang. Bantuan-bantuan dari aplikator kepada mitra pengemudi maupun merchant juga bisa berkurang. Jadi, sebenarnya ada manfaat yang kita dapatkan ketika potongan aplikator sebesar 20 persen," sambungnya.
Di samping menjadi pendapatan tambahan dari berbagai program yang disediakan aplikator, Netty mengatakan menilai kemampuan perusahaan juga bisa lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan driver ketika potongan yang diambil 20 persen.
Ia mencontohkan, sebelumnya aplikator punya program untuk memberikan bantuan pendidikan kepada para mitra driver, bantuan sosial, bantuan tunai ketika Hari Raya Idulfitri, hingga program umrah bagi driver yang beruntung.
"Kalau potongan 20 persen itu ada bantuan dari aplikator membuat diskon promo, kita diberikan bonus, kita diberikan sekolah bagi anak-anak driver. Kalau cuman 8 persen ini, mereka (aplikator) mau ambil dari mana lagi," sambungnya.