Berkaca pada pengalaman saat pandemi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi, menjadi titik awal pemerintah memahami pentingnya integrasi data.
"Dari itulah kita belajar pertama, bahwa mengintegrasikan data itu, membuat perencanaan keputusan berbasis data, itu betul-betul sangat efisien dan efektif," kata Luhut.
Menurut dia, pengembangan integrasi data kemudian berlanjut ke berbagai sistem digital pemerintah, termasuk e-Katalog dan Simbara atau Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara Antar Kementerian/Lembaga.
Luhut pun menilai kunci integrasi tersebut berada pada data kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).