“Kalau dia kemudian sakit, dia bisa ke beberapa rumah oksigen yang sebenarnya di kabupaten-kota udah ada inisiatif,” ujar Budi (22/10/2026).
Ia menyebut sejumlah daerah telah memiliki inisiatif menyediakan rumah oksigen. Kemenkes kemudian berencana memperluas dukungan tersebut dengan menyediakan fasilitas oksigen di puskesmas yang berada di wilayah dengan kondisi polusi udara paling buruk.
“Dan kita rencananya mau kasih rumah oksigen per Puskesmas untuk daerah yang hitam,” katanya.
Budi menjelaskan, fasilitas yang disiapkan dapat berupa tabung oksigen maupun oksigen konsentrator. Kedua jenis peralatan tersebut akan didistribusikan untuk mendukung pelayanan kesehatan di daerah terdampak.
Ia mengatakan, sebagian bantuan telah dikirim, sedangkan kebutuhan yang masih belum terpenuhi akan dikirim secara bertahap.