sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Imigrasi Catat 25 Ribu Orang WNA Datang ke Indonesia saat Konser Kanye West di Stadion GBK

News editor Felldy Utama
26/10/2026 18:49 WIB
Penampilan Ye di Jakarta menjadi satu-satunya titik singgah dalam rangkaian turnya di kawasan Asia Tenggara dan Oseania tahun ini.
Imigrasi Catat 25 Ribu Orang WNA Datang ke Indonesia saat Konser Kanye West di Stadion GBK
Imigrasi Catat 25 Ribu Orang WNA Datang ke Indonesia saat Konser Kanye West di Stadion GBK

IDXChannel – Konser musisi papan atas asal Amerika Serikat,  Kanye West (Ye), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) sukses menyedot perhatian publik internasional.

Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat lonjakan signifikan kedatangan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia menjelang hingga hari pelaksanaan konser pada Sabtu (24/10) kemarin.

Diketahui, penampilan Ye di Jakarta menjadi satu-satunya titik singgah dalam rangkaian turnya di kawasan Asia Tenggara dan Oseania tahun ini. Status eksklusif tersebut mendorong ribuan penggemar mancanegara berbondong-bondong datang ke ibu kota.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengungkapkan bahwa kenaikan arus kedatangan pelintas asing mulai terasa sejak tiga hari sebelum acara (H-3) dan berlanjut secara bertahap.

"Kami mencatat tren lonjakan pelintas asing, terutama di H-3 konser. Lonjakan kedatangan WNA tercatat sebanyak 1.000 orang pada 21 Oktober, 4.700 orang pada 22 Oktober, dan mencapai puncaknya pada 23 Oktober dengan 10.000 orang per hari," kata Hendarsam dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).

Ia menambahkan, pada hari pelaksanaan konser (24/10/2026), jumlah pelintas mancanegara masih berada di angka tinggi, yakni mencapai 9.700 orang.

Kedatangan puluhan ribu wisatawan asing ini memberikan dorongan nyata bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta. Data Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat okupansi hotel di sekitar Jakarta selama periode tersebut.

Pihak Imigrasi sendiri menerbitkan sebanyak 88 visa sport and performer khusus untuk Ye beserta rombongan kru resminya.

"Ketika musisi dunia tampil di Indonesia, yang datang bukan hanya artis dan kru, tetapi juga penggemar dari berbagai negara. Mereka menggunakan transportasi, menginap di hotel, menikmati kuliner, hingga berbelanja. Artinya, ada banyak sektor ekonomi yang ikut bergerak," ujarnya.

Guna mengantisipasi antrean panjang akibat lonjakan penumpang di bandara, Ditjen Imigrasi mengoptimalkan penggunaan fasilitas autogate bagi pelintas yang memenuhi syarat.

Di sisi lain, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Petugas Imigrasi disiagakan langsung di area GBK selama gelaran acara untuk memantau kesesuaian izin tinggal WNA dan mencegah potensi pelanggaran keimigrasian secara humanis.

Momentum ini dinilai menjadi tolok ukur kesiapan Jakarta sebagai pusat music tourism tingkat global.

Hendarsam menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung kegiatan berskala internasional di Tanah Air melalui pelayanan keimigrasian yang modern tanpa mengesampingkan pengawasan.

"Jakarta telah menunjukkan potensinya sebagai panggung konser musik dunia. Kami ingin semakin banyak kegiatan internasional hadir di Indonesia dan membawa manfaat bagi masyarakat," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement