sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gempa Kolombia M7,4 jadi Pelajaran Penting Indonesia, Ini Catatan Sejarahnya

News editor Binti Mufarida
11/08/2026 11:15 WIB
Rangkaian peristiwa gempa merusak di Kolombia memberikan pelajaran berharga bagi Indonesia, yang memiliki karakteristik subduksi lempeng serupa.
Gempa Kolombia M7,4 jadi Pelajaran Penting Indonesia, Ini Catatan Sejarahnya. (Foto: UN News)
Gempa Kolombia M7,4 jadi Pelajaran Penting Indonesia, Ini Catatan Sejarahnya. (Foto: UN News)

Ketidakmampuan struktur menahan simpangan antar-lantai (drift) ini berlanjut pada keruntuhan progresif (progressive collapse) atau keruntuhan total secara bertingkat (pancake collapse), melontarkan reruntuhan material beton dan bata rapuh (brittle material) ke area jalan raya.

Keruntuhan material yang hancur secara mendadak mengompresi udara dan membangkitkan awan debu padat (dust plume) masif yang menyelimuti permukiman dan persimpangan jalan hingga melumpuhkan jarak pandang. 

Selain awan debu dan lontaran falling debris, kerentanan kawasan juga diperparah oleh munculnya insiden kebakaran (conflagration) pada bangunan beratap seng akibat rusaknya jalur energi pascaguncangan. 

Seluruh rangkaian kerusakan fisik pada lingkungan terbangun ini secara langsung memicu kepanikan warga yang berhamburan ke luar gedung untuk menghindari risiko runtuhan susulan (aftershocks), sekaligus memperumit proses evakuasi mandiri di tengah puing-puing dan kepulan debu pekat.

Daryono pun membeberkan sebagai kawasan seismik aktif dan kompleks, peristiwa gempa merusak di Kolombia tidak kali ini saja. Sejarah mencatat bahwa Kolombia sudah beberapa kali dilanda gempa merusak, yaitu: 

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement