“Semua yang berkaitan dengan tanggap darurat, masyarakat yang mengungsi, kemudian pendataan kondisi korban itu harus segera diselesaikan," katanya.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TRC, TNI-Polri, perangkat nagari dan unsur terkait lainnya terus melakukan pencarian korban, evakuasi, asesmen serta pendataan dampak di lapangan.
Hingga perkembangan pada Kamis (24/9/2026), tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai untuk mencari satu korban yang masih dinyatakan hilang. Pembersihan material lumpur, batu dan sisa banjir juga terus dilakukan pada jalan, kawasan perkantoran, permukiman dan fasilitas umum.
(Nur Ichsan Yuniarto)