IDXChannel - Amerika Serikat (AS) ingin memperpanjang gencatan perang dagang dengan China selama enam bulan.
Di sisi lain, China dikabarkan menginginkan durasi yang lebih panjang. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengungkapkan bahwa kedua pihak masih berbeda pendapat mengenai rincian perpanjangan.
“Kami akan terus berdiskusi tentang hal itu,” kata Greer dalam sebuah wawancara, dilansir dari Bloomberg pada Selasa (22/9/2026).
"Perpanjangan kemungkinan tidak diumumkan minggu ini," katanya.
AS dan China menyapakati gencatan perang dagang akhir tahun lalu. Perjanjian itu akan habis masa berlakunya pada November 2026.
Menurut mantan pejabat perdagangan AS Sara Schuman, China ingin gencatan perang dagang diperpanjang selama mungkin, tetapi AS menginginkan negosiasi ulang yang lebih sering yang memungkinkan Washington untuk menekan China terkait komitmen yang belum dipenuhi.
“Dari perspektif AS, saat ini China ogah-ogahan memenuhi komitmennya terkait mineral penting dan logam tanah jarang,” kata Schuman kepada New York Times.
Presiden AS Donald Trump akan menjamu pemimpin China Xi Jinping di Gedung Putih pekan ini. Perpanjangan gencatan perang dagang diperkirakan menjadi salah satu isu utama yang akan dibahas. (Wahyu Dwi Anggoro)