“Kita bisa menjalankannya selama yang kita butuhkan. Tanpa batas waktu, Angkatan Laut AS dapat mempertahankan blokade seperti itu karena kita akan melakukan rotasi kapal,” kata Hegseth.
“Tidak ada negara lain di dunia, tidak ada angkatan laut lain di dunia yang memiliki kemampuan untuk memiliki tembok baja seperti Angkatan Laut AS, dan kemudian kemauan untuk menggunakannya seperti yang telah kita lakukan,” tambahnya.
“Jadi Iran tahu bahwa mereka tidak bisa keluar masuk blokade ini, dan mereka juga tahu bahwa tidak ada batasan waktu untuk itu,” kata Hegseth.
Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negaranya memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz dan menegaskan akan terus melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran di sekitar perairan itu.
Namun, para pejabat militer Iran membantah kendali AS atas jalur maritim tersebut. Teheran menyebut klaim tersebut sebagai kebohongan yang tidak berdasar.