IDXChannel - Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, menyampaikan pihaknya telah mengevakuasi 100 satwa liar yang berada di lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dari keseluruhan yang dievakuasi, 8 satwa dinyatakan mati.
"Dari 100 satwa itu, kita follow up-nya ada 7 orang utan kita sudah lepasliarkan di Kalimantan Barat, kemudian juga ada 8 satwa dari 100 itu kondisinya mati, itu ada ular, biawak, kura-kura, termasuk kemarin ada satu ekor orang utan itu," kata Ristianto saat ditemui di kantor Kemenko Polkam, Selasa (22/9/2026).
Adapun, 100 satwa itu dievakuasi dari enam wilayah prioritas Karhutla, meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Dalam penanganan satwa akibat karhutla, dia berharap laporan langsung dari masyarakat apabila melihat satwa yang terdampak.
"Karena apa? Satwa liar ini nggak bisa kita gegabah menanganinya, karena harus ada treatment-treatment khusus," tuturnya.
Adapun jumlah satwa yang dievakuasi yakni, 53 merupakan orang utan, 16 trenggiling, 7 kukang, 5 ular, kucing liar 5, dan 6 jenis lainnya. Serta masing-masing dua hewan yaitu, bekantan, musang, tarsius, rangkong. "Dari 100 individu, 53-nya adalah satwa orang utan yang berada di Kalimantan," tuturnya.
(kunthi fahmar sandy)
Advertisement
100 Satwa Dievakuasi Imbas Karhutla, Delapan Dilaporkan Mati
Pihaknya telah mengevakuasi 100 satwa liar yang berada di lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
100 Satwa Dievakuasi Imbas Karhutla, Delapan Dilaporkan Mati (FOTO:Dok Ist)
Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi
Follow
Advertisement
Advertisement