Saham perusahaan semikonduktor dan penyedia peralatan server turut tertekan di perdagangan Asia karena investor kembali mengevaluasi proyeksi permintaan terhadap klaster komputasi berperforma tinggi dan akselerator AI.
Langkah OpenAI tersebut juga muncul setelah rivalnya, Anthropic, menyerukan penguatan pengamanan dalam pengembangan AI.
Kondisi itu menambah kekhawatiran bahwa pengawasan regulator dan persoalan keamanan dapat memperlambat ekspansi belanja modal yang selama ini menopang kinerja saham teknologi.
Tekanan terhadap saham teknologi juga datang dari kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun berada di sekitar 5,18 persen, sedangkan tenor 30 tahun mencapai sekitar 5,47 persen.
Kenaikan yield ini meningkatkan tingkat diskonto yang digunakan investor dalam valuasi saham terutama menjadi tekanan bagi saham teknologi yang memiliki valuasi tinggi.