sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah Usai The Fed Menaikkan Suku Bunga

Market news editor Nur Ichsan Yuniarto
17/09/2026 06:15 WIB
Perekonomian AS telah menguat sejak pertemuan The Fed terakhir, namun tren inflasi belum menunjukkan perbaikan yang berarti.
Wall Street Ditutup Melemah Usai The Fed Menaikkan Suku Bunga
Wall Street Ditutup Melemah Usai The Fed Menaikkan Suku Bunga

“Di saat yang sama, inflasi telah berada di atas target 2 persen selama lima tahun terakhir," lanjutnya.

Sebelum pengumuman The Fed, ketiga indeks saham utama AS telah mengalami kenaikan, dengan rebound saham chip (SOX) yang membuat Nasdaq yang didominasi saham teknologi unggul.

Di awal sesi, data penjualan ritel yang kuat menunjukkan bahwa konsumen masih terus berbelanja, meskipun daya beli mereka tertekan akibat kenaikan harga, terutama harga bensin di pompa.

Perang di Timur Tengah semakin meluas ketika pesawat tempur Arab Saudi menggempur Yaman, sementara pejuang Houthi yang didukung Iran meluncurkan drone dan rudal ke kota-kota di Arab Saudi, yang menandakan semakin luasnya jangkauan Iran dalam konflik yang semakin memanas ini.

Meski demikian, harga minyak turun setelah ​laporan bahwa Arab Saudi menawarkan kargo minyak mentah tambahan melalui Oman meredakan kekhawatiran tentang gangguan pasokan. Harga minyak mentah naik lebih dari 20 persen dalam 2,5 minggu terakhir.

Kontrak WTI bulan depan ditutup turun 3,2 persen dan minyak mentah Brent ditutup turun 2,7 persen.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI), turun 631,33 poin, atau 1,21 persen, menjadi 51.461,78, S&P 500 (SPX) turun 33,59 poin, atau 0,44 persen, menjadi 7.552,14, dan Nasdaq Composite (IXIC),  turun 3,15 poin, atau 0,01, menjadi 25.978,43.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement