Kondisi keuangan perseroan juga menunjukkan perbaikan. Rasio EBITDA terhadap beban bunga meningkat menjadi 3,1 kali dari 2,7 kali pada sembilan bulan pertama 2025. Sementara itu, rasio utang bersih terhadap EBITDA turun menjadi 3,45 kali dari 3,94 kali, didukung pertumbuhan EBITDA, arus kas operasional yang stabil, dan upaya pengurangan utang.
Memasuki kuartal IV 2026, Samator Indo Gas optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang menguntungkan. Perseroan akan berfokus memenuhi peningkatan permintaan di sektor kesehatan dan industri utama, menjaga efisiensi operasional, memperkuat kemitraan dengan pelanggan, serta menambah kapasitas secara terukur dengan berorientasi pada kontrak.
(Rahmat Fiansyah)