Direktur Utama Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, mengatakan pertumbuhan laba kotor dan EBITDA serta peningkatan laba bersih mencerminkan penguatan kinerja operasional perseroan.
“Kinerja positif selama sembilan bulan pertama 2026 menunjukkan ketahanan fundamental bisnis Samator Indo Gas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).
Samator Indo Gas juga mengembangkan solusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan industri dan mendukung program nasional. Perseroan menerapkan teknologi oxyfuel burner bagi industri kaca dan keramik yang menghadapi keterbatasan pasokan gas alam, serta menyediakan dry ice kepada BMKG untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Perseroan turut menjaga keandalan pasokan gas medis dan industri untuk berbagai sektor, mulai dari kesehatan, manufaktur, pengolahan logam, hingga elektronik. Upaya tersebut didukung penerapan prinsip keselamatan, kesehatan, dan lingkungan, termasuk pengujian hidrostatis terhadap seluruh tabung gas untuk memastikan standar keselamatan.
Dari sisi hubungan pelanggan, Samator Indo Gas memperpanjang kontrak jangka panjang dengan sejumlah perusahaan penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Kontrak on-site, skema minimum take-or-pay, serta jaringan layanan kesehatan yang luas turut menopang keberlanjutan pendapatan perseroan.