Sebagai informasi, pemegang saham pengendali KDTN, yakni PT Putra Sakti Mandiri, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), dan PT Intan Perdana Sukses, berencana melepas kepemilikan saham mereka yang secara keseluruhan mencapai 86% dari modal perseroan.
Pihak pembeli dan penjual telah memulai proses negosiasi akuisisi pada 21 November 2025. Jika transaksi terealisasi, kepemilikan saham tersebut akan beralih dan mengakibatkan perubahan pengendali KDTN.
Ruby Mining (Hong Kong) Ltd berkantor di Nan On Commercial Building, Kowloon, Hong Kong, dan bergerak di bidang perdagangan.
Sementara itu, KDTN merupakan perusahaan di sektor akomodasi yang berdiri sejak 2011. Perseroan mengoperasikan sejumlah bisnis, antara lain Kedaton 8 Hotel, Kedaton 8 Express, Swiss-Belexpress Rest Area, serta restoran Fu Hotpot and Grill.
(DESI ANGRIANI)