Menurut BRI Danareksa Sekuritas, penguatan saham-saham tersebut diduga mencerminkan positioning investor pada sejumlah saham yang menjadi front runner MSCI, di tengah ekspektasi pasar terhadap hasil review.
MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil August Index Review pada 12 Agustus waktu Amerika Serikat atau dini hari 13 Agustus waktu Indonesia.
“Sehingga perdagangan hari ini menjadi momentum positioning investor menjelang keputusan tersebut,” tulis BRI Danareksa.
Pasar terutama mencermati sejumlah parameter, termasuk Foreign Inclusion Factor (FIF), Number of Shares (NOS), serta kebijakan pembekuan (freeze) terhadap saham-saham Indonesia.
MSCI sebelumnya telah mempertahankan perlakuan khusus terhadap Indonesia, termasuk pembekuan kenaikan FIF dan NOS serta larangan penambahan konstituen baru dari Indonesia.