Jika memperoleh persetujuan pemegang saham dan izin pencatatan dari BEI, perdagangan saham PRDA dengan nominal lama di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan berakhir pada 17 Desember 2026. Saham dengan nominal baru akan mulai diperdagangkan pada 18 Desember 2026.
Selain menyiapkan stock split, Prodia menjalankan program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp150 miliar pada 20 Agustus hingga 19 November 2026.
Buyback tersebut dilakukan untuk merespons fluktuasi pasar dan mendukung stabilitas harga saham perseroan.
(DESI ANGRIANI)