Meski pendapatan secara tahunan masih terkontraksi, kinerja BSDE menunjukkan perbaikan secara kuartalan. Pada kuartal III-2026, pendapatan usaha mencapai Rp2,79 triliun, meningkat 17 persen dibandingkan Rp2,38 triliun pada kuartal II-2026.
Dari sisi profitabilitas, BSDE mencatatkan marjin laba kotor sebesar 67 persen pada kuartal III-2026, meningkat dibandingkan 63 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, marjin laba usaha tercatat 23 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 24 persen pada kuartal III-2025.
Perseroan juga melakukan pengendalian sejumlah beban operasional. Beban umum dan administrasi berhasil ditekan 7 persen secara tahunan, terutama berkat penurunan beban teknologi informasi. Beban pajak final juga turun 20 persen, meskipun beban penjualan meningkat 7 persen.
Per 30 September 2026, total aset BSDE tercatat Rp81,45 triliun, liabilitas mencapai Rp28,18 triliun dengan total ekuitas tercatat Rp53,26 triliun.
Untuk mendukung pengembangan bisnis, BSDE telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp4,70 triliun hingga kuartal III-2026.