Dari sisi emiten, Ratih menyoroti aksi PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang melakukan divestasi saham anak usaha, yakni PT Jejaring Digital Utama (JDU).
JDU merupakan perusahaan yang bergerak dalam ekosistem layanan digital dan periklanan. WIFI melepas sebanyak 350 miliar saham JDU.
Berdasarkan laporan keuangan WIFI semester I-2026, JDU memiliki total aset sekitar Rp424 juta. Nilai tersebut hanya sekitar 0,002 persen dari total aset WIFI sehingga transaksi divestasi dinilai tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan perseroan.
Dari pasar global, bursa Wall Street kembali menguat pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Indeks S&P 500 naik 0,65 persen, sedangkan Nasdaq menguat 0,81 persen.
Penguatan pasar saham AS didukung respons positif investor terhadap data inflasi produsen atau Producer Price Index (PPI) yang berada di bawah ekspektasi.