Apabila pengambilalihan pengendali terealisasi, pasar juga akan mencermati potensi mandatory tender offer (MTO). Harga pelaksanaan MTO nantinya akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, SINI juga tengah melakukan optimalisasi portofolio bisnis. Perseroan baru saja melepas 54 persen saham PT Interkayu Nusantara dengan nilai transaksi Rp31,8 miliar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan portofolio dan memperbesar fokus perseroan terhadap bisnis pertambangan batu bara. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.