Sejak menjalankan operasional untuk BCRS pada Agustus 2026, sampai dengan akhir September 2026, lebih dari 30 juta wadah minuman telah dikumpulkan dan diproses.
TBS mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mini-Hidro Sumberjaya di Lampung dengan kapasitas 6MW, di mana TBS memiliki kepemilikan minoritas pada perusahaan operatornya, PT Adimitra Energi Hidro. Pada a
sembilan bulan 2026, pembangkit listrik ini telah menghasilkan 20,8GWh listrik dengan ketersediaan sebesar 97 persen.
TBS terus melanjutkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya terapung dengan kapasitas 46MWp (megawatt peak) di bawah PT Nusantara Tembesi Baru Energi, di mana Perseroan memegang kepemilikan minoritas, dengan target operasi komersial dimulai pada kuartal terakhir 2026.
Setelah pembangkit listrik ini beroperasi, Perseroan mengharapkan mendapatkan sumber pendapatan baru bagi bisnis infrastruktur berkelanjutannya.