Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Leonardo Liujuwardi, menilai daya tarik SBR015 terletak pada kombinasi tingkat kupon minimum dan mekanisme kupon floating apabila terjadi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Kupon minimum memberikan kepastian batas bawah bagi investor dalam memperkirakan pendapatan investasinya.
“Sementara mekanisme kupon mengambang membuka peluang penyesuaian ketika suku bunga acuan meningkat. Kombinasi ini menarik bagi masyarakat yang mencari pendapatan berkala sekaligus ingin memiliki batas minimum kupon selama masa investasi,” katanya.
Menurut Leo, pilihan tenor dapat disesuaikan dengan kebutuhan investor terhadap dana pokok.
Tenor dua tahun dapat menjadi pilihan bagi investor yang memiliki kebutuhan dana dalam jangka lebih dekat, sedangkan tenor empat tahun menawarkan kupon minimum yang lebih tinggi bagi investor dengan horizon investasi lebih panjang.