Berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik yang ditandatangani oleh TTE dengan PT PLN (Persero), PLTM Salu Noling dibangun dan dioperasikan dengan skema Build Own Operate Transfer (BOOT) dalam waktu 25 tahun terhitung setelah COD.
Dengan kapasitas terpasang sebesar 2x5 MW, PLTM Salu Noling menjadi salah satu bagian penting dari ekspansi kapasitas pembangkit energi terbarukan perseroan.
Beroperasinya PLTM Salu Noling secara komersial menandai keberhasilan Kencana Energy dalam menyelesaikan pengembangan salah satu proyek pembangkit energi terbarukannya sekaligus memperluas kontribusi Perseroan dalam penyediaan energi listrik berbasis energi terbarukan.
Dengan tambahan kapasitas 10MW menjadi 65 MW dan potensi produksi sebesar 56,94 GWh per tahun, Kencana Energy terus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan portofolio pembangkit energi terbarukan yang andal dan berkelanjutan di Indonesia.
(Rahmat Fiansyah)