sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jejak Sandiaga Uno dan Tsamanov Merentang dari MUTU, ELIT hingga MITI

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
16/09/2026 12:30 WIB
Nama Sandiaga Salahuddin Uno kini muncul di dua emiten yang memiliki satu figur penghubung yang sama, yakni PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) dan ELIT.
Jejak Sandiaga Uno dan Tsamanov Merentang dari MUTU, ELIT hingga MITI. (Foto: Instagram @tsamanov)
Jejak Sandiaga Uno dan Tsamanov Merentang dari MUTU, ELIT hingga MITI. (Foto: Instagram @tsamanov)

IDXChannel - Nama Sandiaga Salahuddin Uno kini muncul di dua emiten yang memiliki satu figur penghubung yang sama, yakni PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) dan PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT).

Di belakang kedua emiten tersebut terdapat nama Roestiandi Tsamanov, yang juga masuk ke jajaran direksi PT Mitra Investindo Tbk (MITI).

Di MUTU, Sandiaga, yang dikenal lewat kendaraan investasi Grup Saratoga, ditetapkan sebagai Presiden Komisaris melalui RUPSLB pada 24 Agustus 2026. Dalam rapat yang sama, Roestiandi Tsamanov diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur.

Hubungan Sandiaga dan Tsamanov di MUTU sebenarnya sudah terlihat sebelum perubahan manajemen tersebut.

Dalam private placement pada Juni 2026, MUTU menerbitkan 309,28 juta saham baru dengan nilai Rp29,99 miliar.

PT Samala Serasi Utama menjadi investor terbesar dengan menyerap 103,09 juta saham atau sekitar 2,99 persen saham MUTU.

Perusahaan tersebut disebut sebagai kemitraan antara Sandiaga Uno dan Roestiandi Tsamanov.

Sandiaga juga masuk melalui PT Bumi Hijau Sedaya yang menyerap sekitar 1,19 persen saham MUTU. Dengan demikian, dua kendaraan tersebut menjadi salah satu jalur masuk Sandiaga ke dalam struktur pemegang saham MUTU.

Menariknya, nama Roestiandi, atau juga disapa Manov, tidak berhenti di MUTU. Ia merupakan pendiri sekaligus Komisaris Utama ELIT, dan situs resmi hubungan investor ELIT saat ini juga mencantumkan Sandiaga Uno sebagai salah satu komisaris.

Bahkan, dalam siaran pers pada 26 Agustus 2026, ELIT secara resmi mengumumkan Sandiaga sebagai pemimpin Strategic Advisory Council perseroan.

Dalam keterangan tersebut, Roestiandi menyebut dirinya telah meminta nasihat bisnis dan investasi kepada Sandiaga sebelum Elitery berdiri.

“Sebelum Elitery berdiri, Pak Sandi sudah menjadi tempat saya meminta nasihat bisnis dan investasi. Kesediaan beliau memimpin Strategic Advisory Council Perseroan adalah penghormatan atas perjalanan itu, dan saya sangat berterima kasih atas kesediaan beliau untuk terus membimbing kami,” ujar Roestiandi.

Dari ELIT dan MUTU, jejak Roestiandi kemudian mengarah ke MITI. Dalam RUPS Tahunan MITI pada Mei 2026, pemegang saham mengangkat Roestiandi Tsamanov sebagai salah satu Direktur perseroan untuk periode tiga tahun.

Di MITI, jejak keterkaitan dengan kelompok usaha yang sebelumnya dekat dengan Sandiaga terlihat dari kehadiran Interra Resources.

Perusahaan yang tercatat di Bursa Singapura itu sebelumnya telah memformalkan kerja sama dengan grup MITI untuk mengembangkan tiga wilayah konsesi pasir silika sekaligus industri hilir berbasis silika di Indonesia.

Interra juga membeli 1,49 persen saham MITI pada November 2025 sebagai investasi jangka panjang, setelah sempat masuk di MITI sekitar satu dekade sebelumnya.

Nama Interra kemudian kembali muncul dalam aksi korporasi MUTU. Dalam private placement Juni 2026, Interra Resources masuk melalui PT Interra Resources Indonesia Investment dan menyerap 2,37 persen saham baru MUTU.

Singkatnya, ada tiga benang merah yang bisa ditarik. Roestiandi berada di struktur manajemen MITI, MUTU, dan ELIT. Sandiaga masuk sebagai investor MUTU dan kemudian menjadi Presiden Komisaris MUTU, sekaligus tercatat sebagai Komisaris ELIT.

Sementara, Interra memiliki hubungan bisnis dan kepemilikan dengan MITI serta menjadi investor baru di MUTU.  (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement