“Diversifikasi portofolio bisnis menjadi kunci INPP dalam menjaga kinerja yang solid, dengan segmen komersial dan hospitality sebagai penopang pendapatan berulang serta property sales sebagai penggerak pengembangan bisnis,” ujar Surina dalam keterangan tertulis yang dikutip, Kamis (29/10/2026).
Sejalan dengan capaian pendapatan tersebut, INPP membukukan laba bersih sekitar Rp170 miliar hingga September 2026. Perseroan juga mencatatkan peningkatan EBITDA sekitar 9,3 persen secara tahunan atau lebih dari Rp36 miliar, yang mencerminkan perbaikan kinerja operasional.
Di sisi pengembangan bisnis, INPP meresmikan 23 Semarang Shopping Center pada semester I-2026. Perseroan juga melanjutkan pengembangan fase I kompleks komersial 88 Plaza di Balikpapan, dengan progres penjualan mencapai sekitar 50 persen hingga September 2026.
Selain menambah aset, perseroan melakukan revitalisasi terhadap portofolio properti yang telah dimiliki untuk meningkatkan daya saing dan kinerja aset.
Ke depan, INPP akan melanjutkan strategi ekspansi, optimalisasi aset, dan diversifikasi lini bisnis untuk memperkuat kontribusi pendapatan berulang serta mendukung pertumbuhan usaha.
(Shifa Nurhaliza Putri)