Dari sisi neraca, total aset INET mencapai Rp6,50 triliun per 30 September 2026, meningkat 755,07 persen dibandingkan Rp760,37 miliar pada 31 Desember 2025. Total ekuitas perseroan juga melonjak 820,21 persen menjadi Rp3,95 triliun dari Rp429,21 miliar.
Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp2,55 triliun, naik 670,64 persen dibandingkan Rp331,16 miliar pada akhir 2025. Posisi kas dan setara kas mencapai Rp3,96 triliun, meningkat 877,93 persen dibandingkan Rp404,44 miliar pada 31 Desember 2025.
Adapun dari aktivitas operasi, INET mencatatkan arus kas neto positif sebesar Rp68,94 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Meski demikian, angka tersebut turun 10,72 persen dibandingkan Rp77,22 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Melalui capaian tersebut, perseroan menyatakan akan terus menjaga pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas, sekaligus memperkuat pengelolaan arus kas serta struktur keuangan untuk mendukung kesinambungan kinerja dan kepentingan pemegang saham.
(Rahmat Fiansyah)