TINS mencatat net foreign flow Rp72,4 miliar dengan pertumbuhan laba semester I-2026 sebesar 805 persen secara tahunan (YoY). ERAA mencatat net buy asing Rp38,6 miliar dengan pertumbuhan laba 38 persen.
Sementara itu, MEDC membukukan net foreign flow Rp37,7 miliar dan pertumbuhan laba 797 persen YoY.
Kemudian, MDKA mencatat net buy asing Rp21,1 miliar dengan pertumbuhan laba 743 persen.
Di sisi lain, beberapa saham dengan arus asing besar masih menunjukkan tren teknikal bearish.
ASII, ENRG, BRMS, TPIA, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) berada dalam kategori tersebut.