Sementara itu, data lowongan pekerjaan AS (JOLTS) periode September tercatat meningkat menjadi 7,523 juta, melampaui ekspektasi pasar sebesar 7,10 juta.
Data tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan pergerakan dolar AS.
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG mulai menunjukkan indikasi technical rebound setelah menyentuh area support Fibonacci di level 4.830-4.761.
Namun, indeks masih bergerak jauh di bawah MA20 yang berada di level 5.420. Indikator MACD juga masih berada di zona negatif, dengan garis MACD di level -297, lebih rendah dibandingkan signal line di -271.
Kondisi tersebut mengindikasikan tren bearish masih dominan meskipun tekanan jual mulai mereda.