Di sisi lain, penguatan indeks tertahan oleh tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,9 persen dan menjadi pemberat terbesar dengan kontribusi negatif 13,66 poin terhadap IHSG.
Tekanan juga datang dari saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) yang terkoreksi 17,14 persen, sehingga mengurangi 11,67 poin dari indeks.
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah 3,81 persen dengan kontribusi negatif 7,32 poin, sedangkan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 3,59 persen dan membebani IHSG sebesar 6,55 poin.
Menurut Mirae Asset Sekuritas, IHSG tetap menguat pada Jumat meskipun investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp1,62 triliun.
Sepanjang pekan ini, akumulasi net sell asing di pasar reguler mencapai Rp8,03 triliun.