Kedua, investor akan mencermati rilis sejumlah data makroekonomi China, termasuk tingkat inflasi dan neraca perdagangan. Selain itu, publikasi data inflasi Amerika Serikat (AS) juga menjadi perhatian pasar.
Ketiga, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjadi sentimen yang perlu dicermati. Pasalnya, rupiah mengalami pelemahan pada pekan sebelumnya, di tengah aksi jual bersih (net foreign outflow) yang masih berlangsung di pasar saham domestik.
“Pasar akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap USD yang pada pekan kemarin bergerak melemah. Di sisi lain, masih adanya outflow dari IHSG,” jelasnya.
Di tengah dinamika pasar tersebut, Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor pada pekan depan.
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) direkomendasikan pada rentang harga Rp1.010-Rp1.115. Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk (ASII) berada pada rentang Rp5.125-Rp5.275. Sementara itu, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) direkomendasikan pada rentang harga Rp3.490-Rp3.700.
(Shifa Nurhaliza Putri)