Namun, sinyal tersebut belum terkonfirmasi karena IHSG kembali mendapat tekanan jual saat mendekati level psikologis 6.000.
Level 6.000 kini menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk memperkuat peluang pemulihan.
Resistance berikutnya berada di 6.214. Selama indeks belum mampu kembali ke atas 6.000, tekanan bearish masih mendominasi pergerakan IHSG.
Di sisi bawah, level 5.850 menjadi support berikutnya, berdekatan dengan level Fibonacci 0,618. Jika support tersebut ditembus, risiko koreksi lanjutan perlu diwaspadai.
Secara teknikal, kata BRI Danareksa, pola rising wedge dan head and shoulders masih mendukung skenario bearish.