Pada Senin, kontrak Brent untuk pengiriman 2027 juga mencatat rekor tertinggi untuk hari keempat berturut-turut, mencapai USD90 per barel.
Kremlin mengatakan tidak melihat hubungan langsung antara kesepakatan ekspor diesel Rusia ke AS dan sikap Moskow dalam perundingan perdamaian Ukraina.
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi laporan Reuters berdasarkan sumber yang menyebut utusan Presiden AS Donald Trump telah memberi tahu pejabat Ukraina pada Jumat mengenai kesepakatan yang memungkinkan ekspor diesel Rusia.
Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menarik Rusia kembali ke perundingan mengenai kemungkinan penyelesaian damai di Ukraina.
Menurut data energi AS, Rusia merupakan produsen minyak mentah terbesar ketiga di dunia setelah AS dan Arab Saudi pada 2025.